Langsung ke konten utama

Kisah Awal Mula Nabi Dzulkifli dipanggil Dzulkifli

Kisah Awal Mula Nabi Dzulkifli dipanggil Dzulkifli

Nama asli Nabi Dzulkifli adalah Basyar. Beliau tinggal di negeri Syam yang dipimpin oleh seorang raja yang sudah tua dan tidak memiliki keturunan.
.
Awal mula dia di panggil Dzulkifli ketika suatu hari sang raja sedang mencari penggantinya, dia berjanji akan menyerahkan kekuasaan kepada siapa saja yang mau bertanggung jawab menjalankan amanah umat dan orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT.
.
Di hadapan rakyatnya, raja itu berkata, "Siapa di antara kamu sekalian yang sanggup berpuasa pada siang hari dan beribadah pada malam harinya, juga tidak akan marah-marah, kepadanya akan saya serahkan kerajaan ini. Karena saya sudah sangat tua," ucap sang raja kepada rakyatnya.
.
Lalu berdirilah seorang pemuda bernama Basyar sambil mengangkat tangan kanannya dan berkata, "Hamba sanggup!" tegas Nabi Dzulkifli.
.
Berulang-ulang sang raja bertanya kepada rakyatnya, namun tidak ada yang menjawab selain sang pemuda tadi.
.
Terpilihlah Basyar menggantikan sang raja, dan namanya pun berubah menjadi Dzulkifli yang berarti, "orang yang sanggup memegang janji".
.
.
.
"Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Dzulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesunggguhnya mereka termasuk orang-orang yang saleh". (QS Al-Anbya ayat 85-86).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Antara Kesehatan Mental dan Kesehatan Emosional

Kesehatan mental dan emosional sangat penting dalam kesejahteraan subjektif kita. Keseimbangan antara proses kognitif kita dan keadaan afektif sangat penting dalam menjaga kesehatan. Karena mereka terkait erat, faktor-faktor tertentu mungkin tumpang tindih. Keadaan emosi kita saat ini sangat memengaruhi cara kita memproses informasi dan sebaliknya. Misalnya, individu yang marah kemungkinan besar akan berpikir gegabah dan seseorang yang pesimis kemungkinan besar akan mengalami emosi negatif. Juga, berada dalam keadaan gembira berhubungan dengan membuat janji ideal. Misalnya, sejumlah orang membuat resolusi Tahun Baru yang berani yang mungkin dipengaruhi oleh musim liburan. Terlepas dari kesamaan mereka, kesehatan mental berbeda dari kesehatan emosional. Secara umum, yang pertama berkaitan dengan pemrosesan informasi sementara yang kedua lebih fokus pada bagaimana perasaan diungkapkan. Oleh karena itu, perbedaannya terletak pada mekanisme yang terlibat dalam berpikir...