Langsung ke konten utama

Apakah Kamu Termasuk Budak Dunia?

Beberapa ciri dan Tanda-tanda Anda Sudah Menjadi Budak Kehidupan Dunia:
.
1. Tidak bersiap-siap saat waktu shalat akan tiba.
2. Melalui hari tanpa sedikitpun membuka lembaran Al Qur'an lantaran terlalu sibuk.
3. Sangat perhatian (baperan) dengan omongan orang lain tentang diri Anda.
4. Selalu berpikir setiap waktu bagaimana caranya agar harta semakin bertambah.
5. Marah ketika ada orang yang memberikan nasihat bahwa perbuatan yang dilakukan adalah haram.
6. Terus menerus menunda untuk berbuat baik. "Aku akan mengerjakannya besok, nanti, dan seterusnya."
7. Selalu mengikuti perkembangan teknologi/gadget terbaru dan selalu berusaha memilikinya.
8. Sangat tertarik dengan kehidupan para selebriti, musisi atau semisalnya.
9. Sangat kagum dengan gaya hidup orang-orang kaya/sosialita.
10. Ingin selalu menjadi pusat perhatian orang.
11. Selalu bersaing dengan orang lain untuk meraih cita-cita duniawi.
12. Selalu merasa haus akan kekuasaan dan kedigdayaan dalam hidup, dan perasaan itu tidak dapat dibendung.
13. Merasa tertekan manakala gagal meraih sesuatu.
14. Tidak merasa bersalah saat melakukan dosa-dosa kecil.
15. Tidak mampu untuk segera berhenti berbuat yang haram, dan selalu menunda bertaubat kepada Allah.
16. Tidak kuasa berbuat sesuatu yang diridhai Allah hanya karena perbuatan itu bisa mengecewakan orang lain.
17. Sangat perhatian terhadap harta benda yang sangat ingin dimiliki.
18. Merencanakan kehidupan/berangan-angan hingga jauh ke depan.
19. Menjadikan aktivitas belajar agama sebagai aktivitas pengisi waktu luang saja, setelah sibuk berkarir.
20. Bergaul/memiliki teman-teman yang mayoritas tidak taat.
21. Menilai orang lain berdasarkan status sosialnya di dunia.
22. Melalui hari ini tanpa sedikitpun terbersit memikirkan kematian/akhirat.
23. Meluangkan banyak waktu sia-sia melakukan sesuatu yang tidak bermanfaat bagi kehidupan akhirat.
24. Sangat malas dan berat untuk mengerjakan suatu ibadah.
25. Tidak kuasa mengubah gaya hidup yang suka berfoya-foya (hedonisme), walaupun tahu bahwa Allah tidak menyukai gaya hidup seperti itu.
.
semoga bermanfaat :)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan antara Hipotesis dan Teori

Di luar itu signifikansi mereka adalah penting dan deskriptif dari pendekatan yang penting bagi proses ilmiah. Kedua istilah ini berasal dari kerangka waktu yang sama dan sebagian besar turunannya sama dengan mengutip bahasa Yunani sebagai salah satu sumber terbaru. Perbedaan Hipotesis dan Teori Hipotesis Istilah hipotesis digunakan untuk merujuk pada penjelasan tentang hal-hal yang terjadi. Dalam beberapa kasus, ini mungkin merujuk pada tebakan sederhana. Dalam kasus lain, mungkin itu adalah serangkaian proposisi yang dikembangkan dengan baik yang dirancang untuk menjelaskan cara kerja terperinci dari beberapa kejadian atau kejadian. Satu definisi menyatakan secara spesifik bahwa itu adalah pendahuluan terhadap proposisi bersyarat. Hipotesis dibentuk dan diuji dalam proses ilmiah. Seseorang dapat mengembangkan hipotesis ketika pengamatan sedang terjadi, tetapi itu mungkin juga dianggap prematur. Tindakan pengamatan (di luar eksperimen) dapat benar-benar menghadirkan pel...