Langsung ke konten utama

Nabi Nuh, Manusia yang Memiliki Umur Terpanjang

Umur Nabi Nuh adalah 950 tahun, ini pendapat Qatadah yang disebutkan dalam “Tafsir Qur’an ‘Adzim” Ibnu Katsir: 6/268.
.
Qatadah berkata: “Dikatakan bahwa umurnya 1000 tahun dikurangi 50  tahun, beliau sudah bersama kaumnya sebelum memulai dakwahnya selama 300 tahun, masa dakwahnya 300 tahun, dan beliau masih bersama mereka pasca banjir bandang selama 350 tahun”.
.
dari Anas bin Malik –radhiyallahu ‘anhu- berkata:
.
جاء ملك الموت إلى نوح عليه السلام ، فقال : يا أطول النبيين عمرا ! كيف وجدت الدنيا ولذتها ؟ قال : " كرجل دخل بيتا له بابان ، فقام في وسط البيت هنيهة – القليل من الزمان - ، ثم خرج من الباب الآخر "
.
“Malaikat maut pernah mendatangi Nabi Nuh –‘alaihis salam- dan berkata: “Wahai Nabi yang paling panjang umurnya !, bagaimana anda mendapati dunia dan kenikmatannya ?, beliau menjawab: “Seperti seseorang yang mempunyai sebuah rumah dengan dua pintu, lalu ia berdiri di tengah rumahnya sejenak, kemudian ia keluar dari pintu yang lain”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perbedaan Antara Kesehatan Mental dan Kesehatan Emosional

Kesehatan mental dan emosional sangat penting dalam kesejahteraan subjektif kita. Keseimbangan antara proses kognitif kita dan keadaan afektif sangat penting dalam menjaga kesehatan. Karena mereka terkait erat, faktor-faktor tertentu mungkin tumpang tindih. Keadaan emosi kita saat ini sangat memengaruhi cara kita memproses informasi dan sebaliknya. Misalnya, individu yang marah kemungkinan besar akan berpikir gegabah dan seseorang yang pesimis kemungkinan besar akan mengalami emosi negatif. Juga, berada dalam keadaan gembira berhubungan dengan membuat janji ideal. Misalnya, sejumlah orang membuat resolusi Tahun Baru yang berani yang mungkin dipengaruhi oleh musim liburan. Terlepas dari kesamaan mereka, kesehatan mental berbeda dari kesehatan emosional. Secara umum, yang pertama berkaitan dengan pemrosesan informasi sementara yang kedua lebih fokus pada bagaimana perasaan diungkapkan. Oleh karena itu, perbedaannya terletak pada mekanisme yang terlibat dalam berpikir...